
Memilih program doktor bukan sekadar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, tetapi juga menentukan lingkungan akademik yang mampu mendukung pengembangan keilmuan dan karier profesional. Hal itulah yang dirasakan oleh Ika Martanti, mahasiswa Semester II Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Doktor (PBIPD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta tersebut mengaku bangga menjadi bagian dari PBIPD UMS. Menurutnya, salah satu kekuatan utama program doktor ini adalah keberadaan dosen-dosen yang kompeten dan didukung oleh banyak guru besar yang memiliki rekam jejak akademik yang kuat di bidang pendidikan bahasa Indonesia.
“Bimbingan yang diberikan sangat jelas, runtut, dan dekat dengan kebutuhan riset pendidikan saat ini. Kami tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga arahan yang konkret dalam mengembangkan penelitian yang relevan dan berkualitas,” ungkap Ika.
Keputusan Ika untuk melanjutkan studi doktoral di UMS bukan tanpa alasan. Ia melihat adanya linearitas yang kuat antara bidang keilmuan yang ditekuninya sejak pendidikan sarjana dengan program doktor yang ditawarkan oleh PBIPD UMS. Linearitas tersebut memudahkannya dalam mengembangkan riset yang sejalan dengan bidang pengajaran yang selama ini dijalankan.
“Bidang yang saya tekuni sangat linear dengan studi sebelumnya. Karena itu, penelitian yang saya lakukan di program doktor langsung terhubung dengan praktik pembelajaran yang saya lakukan di kelas,” jelasnya.
Menurut Ika, pengalaman belajar di PBIPD UMS memberikan nilai tambah yang sangat besar bagi pengembangan profesionalismenya sebagai dosen. Berbagai perkuliahan yang diampu oleh para pakar membuka wawasan baru mengenai teori, metodologi penelitian, dan inovasi pembelajaran bahasa Indonesia yang sesuai dengan perkembangan zaman.
Ia juga menilai bahwa suasana akademik yang terbangun di PBIPD UMS sangat kondusif untuk mendukung proses belajar dan penelitian. Diskusi ilmiah berlangsung dinamis, mahasiswa didorong untuk berpikir kritis, dan setiap penelitian diarahkan agar memiliki kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.
“Suasana kuliahnya sangat kondusif. Dosen-dosennya merupakan pakar di bidangnya masing-masing. Yang paling saya rasakan, riset yang kami lakukan tidak berhenti pada tataran akademik, tetapi benar-benar memiliki dampak langsung bagi pengajaran bahasa Indonesia,” tambahnya.
Keunggulan tersebut menjadikan PBIPD UMS sebagai pilihan yang tepat bagi para guru, dosen, peneliti, maupun praktisi pendidikan yang ingin meningkatkan kompetensi akademik sekaligus menghasilkan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan dukungan guru besar, dosen berpengalaman, kurikulum yang relevan, serta budaya riset yang kuat, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk berkembang menjadi akademisi yang unggul dan berdaya saing.
Testimoni Ika Martanti menunjukkan bahwa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Doktor FKIP UMS tidak hanya menawarkan gelar akademik, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, lingkungan ilmiah yang inspiratif, serta pendampingan yang mengantarkan mahasiswa menuju keberhasilan akademik dan professional (AS, 25/6/2026).
