Srawung Akademik #26 IKAPROBSI Tegaskan Pentingnya Inovasi dalam Pengembangan Bahan Ajar

Dalam upaya memperkuat peran pendidikan bahasa dan sastra Indonesia di era transformasi digital, Ikatan Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) kembali menyelenggarakan kegiatan Srawung Akademik ke-26 dengan tema “Pengembangan Bahan Ajar”. Kegiatan yang digelar secara daring ini menjadi ruang diskusi ilmiah yang menggugah pemikiran tentang urgensi pembaruan bahan ajar yang adaptif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Prof. Dr. Sarwiji Suwandi, M.Pd., selaku Ketua Umum IKAPROBSI, yang menekankan bahwa pengembangan bahan ajar bukan sekadar kebutuhan administratif dalam kurikulum, melainkan merupakan denyut nadi dari pembelajaran yang bermakna. Beliau menyoroti pentingnya kolaborasi antardosen, peneliti, dan praktisi pendidikan dalam merancang materi ajar yang menumbuhkan literasi kritis dan karakter kebangsaan.

Selaras dengan itu, Prof. Dr. Suherli K., M.Pd., Sekretaris Umum IKAPROBSI, turut menyampaikan pandangannya bahwa bahan ajar hari ini harus mencerminkan dinamika sosial-budaya masyarakat Indonesia sekaligus mampu menjawab tantangan global. Beliau mengajak seluruh peserta untuk menjadikan forum ini sebagai momentum refleksi dan inovasi dalam pengajaran bahasa dan sastra Indonesia.

Sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Markhamah, M.Hum., yang juga menjabat sebagai Kaprodi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Doktor, tampil dengan paparan yang mendalam dan inspiratif. Ia menegaskan bahwa pengembangan bahan ajar tidak bisa dilepaskan dari riset kebahasaan, kajian pedagogis, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran. Bahan ajar yang baik, menurutnya, harus mampu memfasilitasi keberagaman gaya belajar, serta mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dan semangat kebinekaan.

Diskusi berjalan dinamis di bawah moderasi Ari Suryawati Secio Chaesar, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Sebelas Maret, yang dengan cekatan mengarahkan jalannya acara sehingga setiap gagasan peserta dapat terwadahi. Suasana hangat dan partisipatif mencerminkan semangat srawung yang menjadi ciri khas kegiatan IKAPROBSI.

Srawung Akademik #26 ini bukan hanya menjadi ajang bertukar wawasan, tetapi juga meneguhkan posisi IKAPROBSI sebagai lokomotif pemikiran kritis dalam pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Di tengah gempuran informasi instan dan perubahan kurikulum yang cepat, bahan ajar yang dirancang secara visioner dan berdasar pada nilai-nilai edukatif akan menjadi fondasi utama mencetak generasi pembelajar yang literat dan berkarakter.

Scroll to Top