
Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Doktor (PBIPD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta kembali menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan pedagogi bahasa dengan menggelar Webinar Series #4 Kajian Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya (25/4). Kegiatan ini mengangkat tema yang menarik dalam dunia pendidikan saat ini yaitu “Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Berpusat pada Siswa: Strategi Meningkatkan Daya Pikir Kritis dan Kreatif”
Dua narasumber utama dihadirkan dalam Wbinar Series #4 kali ini, yakni Dr. Main Sufanti, M.Hum., dosen PBIPD UMS, dan Prof. Dr. Markhamah, M.Hum., selaku Kepala Program Studi PBIPD, yang menghadirkan wawasan mendalam terkait transformasi pembelajaran bahasa dam sastra Indonesia di era global yang menuntut keterampilan berpikir tingkat tinggi. Kegiatan ini dipandu hangat oleh pembawa acara Gallant Karunia Assidik, S.Pd., M.Pd., yang juga merupakan akademisi muda dari bidang pendidikan bahasa.
Dalam pemaparannya, Dr. Main Sufanti, M.Hum. menekankan bahwa pembelajaran bahasa Indonesia seharusnya tidak lagi terjebak dalam pola-pola tradisional yang menempatkan guru sebagai pusat segalanya atau guru sentris. “Kelas harus berubah menjadi ruang dialogis yang memantik rasa ingin tahu siswa, mendorong eksplorasi, dan memfasilitasi lahirnya pemikiran-pemikiran kreatif dan progresif,” ujarnya. Beliau juga menekankan pentingnya peran teks bahasa dan sastra untuk memantik daya pikir kritis siswa.

Sementara itu, Prof. Dr. Markhamah, M.Hum. menguatkan urgensi pendekatan student-centered learning dalam konteks pembelajaran bahasa. Beliau menjelaskan bagaimana pendekatan ini tidak hanya memperkuat partisipasi aktif siswa, tetapi juga membentuk karakter mandiri, kreatif dan inovatif. “Bahasa adalah alat berpikir, bukan sekadar alat komunikasi. Maka, pembelajaran bahasa harus membentuk proses berpikir kritis,” tegasnya.
Kegiatan Webinar Series #4 ini tidak hanya menjadi ruang diskusi ilmiah, tetapi juga ruang refleksi bersama bagi para pendidik, mahasiswa, dan pemerhati pendidikan bahasa. Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan bahwa transformasi pedagogi bahasa Indonesia menuju pendekatan yang lebih humanis dan memberdayakan memang sangat diharapkan.
Di tengah perubahan zaman dan kompleksitas tantangan pendidikan global, Webinar Series #4 ini menjadi solusi bahwa kualitas pembelajaran sangat ditentukan oleh keberanian untuk berubah. Perubahan itu dimulai dari bagaimana kita memandang peserta didik bukan sebagai objek, melainkan subjek aktif dalam membangun pengetahuannya.
Universitas Muhammadiyah Surakarta, melalui PBIPD FKIP UMS, kali ini kembali membuktikan bahwa gagasan besar dalam dunia pendidikan harus terus dirawat dan dikembangkan melalui ruang-ruang akademik yang progresif dan inklusif.
